Posts

Showing posts from December 23, 2012

Seminar Evaluasi KKN

Proposal Bantuan Studi

contoh proposal bantuan studi

Perihal            :     Permohonan Bantuan Studi
(Penelitian Skripsi)



Kepada
Yth. Bapak Plt. Bupati Bombana
                                    Di-
                                                Rumbia

Dengan hormat,
Assalamu Alaikum Wr. Wb.
Bersama ini saya sampaikan bahwa, saya adalah salah seorang mahasiswa asal Kabupaten Bombana Kecamatan Kabaena Tengah yang sedang menuntut ilmu pada Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Haluoleo Kendari – Sulawesi Tenggara, program Reguler Sore  (S-1) semester Delapan (VIII). Saat ini saya tinggal di jl.ahmad yani.wua-wua kendari
Sehubungan kebutuhan akan peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) dan kepedulian pemerintah pada bidang pendidikan yang tertuang pada pembahasan anggaran 2011, maka dari itu saya mengajukan permohonan bantuan studi kepada bapak demi kelancaran proses penyelesaian studi kami. Dan sebagai bahan pertimbangan, bersama ini kami lampirkan :
1.      Proposal bantuan studi.

Permohonan Bantuan Dana Penyelesaian

Proposal Permohonan Bantuan Pendidikan (S2)

Image
PROPOSAL
PERMOHONAN  BANTUAN  PENDIDIKAN (S2)


I.  Latar Belakang

Undang-undang No 22 tahun 1999 tentang Otonomi daerah menuntut kita untuk terus berpacu dalam pembangunan daerah masing-masing agar mampu bersaing dengan daerah lain yang ada di seluruh wilayah Indonesia untuk itu diperlukan Sumber Daya Manusia yang handal dan berkualitas agar dapat mengolah potensi daerah secara berimbang dan berkesinambungan.
Tentunya dalam merealisasikan semua itu dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang handal dalam segala  sektor pengetahuan, karena keniscayaan pembangunan sebuah daerah atau teritorial sangat ditentukan oleh Sumber Daya Manusia yang handal pula. Kesiapan Sumber Daya Manusia tentunya akan segera bersinergi dengan potensi sumber Daya Alam. Potensi Sumber Daya Alam yang ada tentunya harus dikelola sebaik-baiknya dan prasyarat untuk itu kesiapan sumber daya manusia yang ada pula.
Olehnya peran pemerintah dan masyarakat yang sangat dominan dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia yang ada di daer…

Makalah Sosiologi Pertanian

PENDAHULUAN

a.    Latar belakang
Ekonomi pertanian sering disamakan dengan ekonomi pedesaan,tetapi ini hanya berlaku jika penduduk desa terutama hidup dari pertanian saja. Semakin sedikit kehidupan penduduk di desa ditandai oleh kegiatan pertanian, semakin pantas ekonomi pertanian dipisahkan dari ekonomi pedesaan.sehingga ekonomi pertanian merupakan ilmu yang mempelajari tentang pertanian sebagai mata pencarian masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat itu sendiri
Pertanian indonesia adalah semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam dengan metode pembudidayaan bawang merah. Kegiatan yang bertujuan mendapatkan hasil yang lebih baik untuk peningkatkan ekonomi masyarakat.
 bawang merah merupakan tanaman yang tumbuh tegak dengan tinggi antara 15-50 cm, membentuk rumpun dan termasuk tanaman semusim. Perakarannya berupa akar serabut yang tidak panjang dan tidak terlalu dalam tertanam dalam tanah. Seperti juga bawang putih, tanaman ini termasuk…

Makalah Budidaya Tanaman Hortikultura

Image
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
     Pada umumnya, tanaman hortikultura dan tanaman perkebunan adalah jenis tanaman yang dinilai baik bagi para petani untuk dibudidayakan. Selain karena sesuai dengan lahan pertanian dan menjadi komoditas yang banyak tersebar diberbagai wilayah, pergiliran tanaman-tanaman hortikultura dapat dilakukan setiap tahunnya, sesuai permintaan pasar yang seringkali berubah-ubah. Demikian halnya tanaman perkebunan yang dengan sekali penanaman dapat hidup bertahun-tahun sehingga dapat terus memberi penghasilan yang dapat membantu meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan para petani.
     Budidaya hortikultura merupakan suatu rangkaian kegiatan pertanian dariawal penanaman hingga penanganan pasca panen. Secara umum budidayahortikultura meliputi: tanaman sayuran (vegetable crops); tanaman buah ( fruit crops);dan tanaman hias (ornamental crops). Kegiatan hortikultura mencakup aspek  produksi dan penanganan pasca panen yaitu: teknologi perbanyakan, penanaman,…

Makalah Ilmu Gulma

BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
     Gulma merupakan tumbuhan yang tumbuh di sekitar tanaman yang dibudidayakan dan kehadirannya tidak diinginkan karena dapat merugikan tanaman yang dibudidayakan.  Istiliah lain yang digunakan untuk gulma adalah herba, tanaman liar atau tumbuhan pengganggu.
     Gulma merupakan salah satu kendala utama usahatani di lahan pasang surut. Gulma yang merupakan pesaing tanaman dalam pemanfaatan unsur hara, air, dan ruang, ditaksir ada sekitar 120 jenis. Sebagian gulma juga menjadi tempat hidup dan tempat bernaung hama dan penyakit tanaman, serta menyumbat saluran air. Jenis gulma yang ditemukan di lahan pasang surut sangat dipengaruhi oleh tipe luapan. Pada lahan yang terus menerus tergenang, gulma yang paling banyak dijumpai adalah gulma air (eceng, semanggi, jajagoan, jujuluk), sedangkan pada lahan yang tidak tergenang, sebagian besar adalah gulma darat (alang-alang, gerintingan, babadotan, dll.). Pada lahan yang tergenang saat pasang besar saja, dit…

Makalah Kesuburan Dan Kesehatan Tanah

BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
     Tanah tersusun dari empat komponen dasar, yakni bahan mineral yang berasal dari pelapukan batu-batuan, bahan organik yang berasal dari pembusukan sisa makhluk hidup, air dan udara. Berdasarkan unsur penyusunannya, tanah dibedakan menjadi dua golongan, yaitu tanah mineral dan tanah organik.
Kesuburan tanah tidak terlepas dari keseimbangan biologi, fisika dan kimia; ketiga unsur tersebut saling berkaitan dan sangat menentukan tingkat kesuburan lahan pertanian. Tanpa disadari selama ini sebagian besar pelaku tani di Indonesia hanya mementingkan kesuburan yang bersifat kimia saja, yaitu dengan memberikan pupuk anorganik seperti : urea, TSP/SP36, KCL dan NPK secara terus menerus dengan dosis yang berlebihan.
     Untuk mengetahui pertumbuhan suatu tanaman perlu dilakukan pengamatan untuk mengetahui dan pengukuran terhadap suatu tanaman. Dengan melakukan pengamatan dan pengukuran dapat diketahui sejauh mana respon tanaman terhadap perlakuan. ketika t…

Makalah Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tanaman tidak akan pernah terpisahkan dengan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang secara ekonomis sangat merugikan petani. OPT dikenal sebagai hama tanaman penyakit tanaman dan gulma.
Kerugian yang disebabkan OPT dapat dihindari dengan melakukan pengendalian OPT tersebut. Dengan istilah “pengendalian”, OPT tidak perlu diberantas habis, karena itu tidak mungkin dapat dilakukan.dengan usaha pengendalian populasi atau tingkat kerusakan karena OPT ditekan serendah mungkin sehingga tidak dapat merugikan para petani dalam segi ekonomis.
Dimasa lalu orang orang mengartikan dan menganggap pengendalian hama adalah mematikan dan memusnahkan hama secara tuntas dari tanaman, sehingga pada waktu itu dikenal dengan istilah “pemberantasan hama”. Menurut wigenasanta (2000) bahwa dalam pengendalian hama mula-mula orang menggunakan cara sederhana. Cara-cara pengendalian kemudian terus berkembang sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hingga saat ini pestisida …